SINOPSIS
Rp. 65.000
Penulis: Muhammad Aziz, S.T., M.Cs., Ph.D.
Ukuran: 15 x 25 cm
Tebal: 120 hlm
Penerbit: Forum Akademisi dan Dosen Peneliti (FAST)
ISBN:
Harga: Rp. 65. 000-,
Sinopsis
Gunung Merapi merupakan salah satu gunung berapi paling aktif di Cincin Api Pasifik, menyimpan potensi bahaya yang nyata sekaligus sejarah kebencanaan yang memilukan, seperti erupsi besar tahun 2010 yang menelan ratusan korban jiwa. Di tengah ancaman ini, masyarakat lereng Merapi bertahan dengan kearifan lokal Sister Village (Desa Bersaudara), sebuah strategi evakuasi berbasis ikatan persaudaraan antar-desa. Namun, di era modern, muncul pertanyaan krusial: apakah rute evakuasi yang dipilih berdasarkan intuisi dan tradisi ini benar-benar jalur yang teraman dan tercepat?.
Buku ini hadir menjawab tantangan tersebut melalui pendekatan sains yang inovatif. Penulis memperkenalkan SVACO (Sister Village-Ant Colony Optimization), sebuah algoritma cerdas yang mengadopsi perilaku koloni semut dalam mencari jejak terbaik, yang dimodifikasi khusus untuk konteks bencana vulkanik.
Berbeda dengan metode konvensional, SVACO mengintegrasikan lima parameter vital—jarak, kecepatan, hambatan, kepadatan, dan titik aman—untuk menganalisis efektivitas jalur evakuasi secara matematis. Hasil penelitian dalam buku ini mengungkap fakta mengejutkan sekaligus melegakan: sains modern berhasil memvalidasi bahwa rute Sister Village yang diwariskan secara turun-temurun selaras dengan perhitungan algoritma optimisasi.
Tak berhenti pada teori, buku ini juga memaparkan hilirisasi riset menjadi Sipandu Merapi, sebuah aplikasi Mobile GIS yang dirancang untuk memandu masyarakat menuju titik kumpul dan barak pengungsian secara real-time. Karya ini adalah bukti nyata bahwa teknologi tidak harus menggantikan tradisi, melainkan dapat memperkuat kearifan lokal untuk menciptakan ketangguhan masyarakat yang lebih baik.
Sebuah referensi wajib bagi akademisi, praktisi manajemen bencana, pemerintah daerah, dan siapa saja yang peduli pada integrasi sains dan kemanusiaan dalam penyelamatan nyawa.
